Pada tanggal 23 Januari 2013 nanti, Efek Rumah Kaca akan tampil di Rolling Stone Cafe. Selain membawakan lagu – lagu dengan aransemen standart, mereka juga akan tampil dengan membawakan lagu-lagu Efek Rumah Kaca yang diaransemen ulang.

“Jadi, karena album ke 3 nggak kelar – kelar dan kadang ada rasa bosan mainin lagu di 2 album itu, maka dibuatlah band re-arrange lagu – lagu ERK (yang kemudian untuk sementara dinamakan Pandai Besi) “  jelas Cholil.

“Kita kasih nama yang beda dengan ERK supaya orang gak banyak berharap kita akan membawakan lagu – lagu ERK dengan aransemen normal ”, lanjut Cholil.

Joyland Festival (Juni 2012) adalah cikal bakal terbentuknya Pandai Besi, karena ini kali pertama Efek Rumah Kaca tampil dengan membawakan lagu-lagu nya yang diaransemen ulang. Untuk memberikan “nafas segar” pada lagu-lagu yang dibawakan, proyek ini dibantu oleh beberapa teman musisi yang sebelumnya sudah sering tampil sebagai musisi tamu bersama Efek Rumah Kaca. Mereka adalah Poppie Airil  (Bas), Andi Hans Sabarudin (Gitar), dan Muhammad Asranur (Piano). Juga ikut membantu, Agustinus Panji Mardika (Trumpet)-personil Leonardo.

Manggung dengan nama resmi ‘Pandai Besi’ adalah ketika tampil lagi di “ Superbad Vol.45” pada bulan November 2012. Sebuah event musik bulanan yang diadakan secara rutin di The Jaya Pub oleh Indra Ameng dan Keke Tumbuan ( The Secret Agents ). Dan artikel tentang Pandai Besi di Superbad ini sempat ditulis dan direkam secara live audio oleh Hasief Ardiasyah di hasiefardiasyah.tumblr.com 

Sejujurnya, pada awal proyek ini terbentuk hanya bertujuan untuk melepaskan rasa bosan setiap membawakan lagu-lagu di dua album Efek Rumah Kaca, ditambah rekaman album ketiga yang belum juga rampung. Mereka mencoba memilih untuk “bersenang-senang”, bebas memberikan interpretasi yang baru, dan keluar dari patron yang biasa dilakukan.

 “Terus, suatu saat gua liat ruangan lokananta yang gede banget dan kayakanya asik buat take live, maka gua pikir proyekan ini asik juga kalo direkam di sana.. mulailah diseriusin..” Cholil menambahkan.

Ditengah kesibukan merampungkan album ke-3 Efek Rumah Kaca di studio rekaman, pada bulan – bulan ke depan Pandai Besi berencana untuk melakukan rekaman live di studio Lokananta, sebuah studio bersejarah yang berada di Solo.

Bermaterikan sembilan lagu, rekaman ini akan dicetak dalam format Audio dan Video. Dengan album tersebut, mereka berharap bisa menghasikan karya yang segar dari sisi lain Efek Rumah Kaca.

Sampai jumpa di Rolling Stone Café.

Kirim Tanggapan